Langsung ke konten utama

Kita Butuh Bukti (Berbudi dan Berbakti)



Pendidikan dan pengajaran adalah suatu persoalan yg mengambil tempat yng sangat pnting bagi kehidupan kita,  sebagai manusia umumnya dan sebagai pengikut Nabi Besar Muhammad SAW khususnya.
Maka sudah menjdi syarat mutlak bagi kita untuk meningkatkan iman ilmu, amal sebagai alat untuk tercapainya kehidupan yg sesuai dgn fitrahhnya. Yaitu kehidupan yg seimbang antara aspek dunia dan akhirat, individu dan sosial serta kesehatan jasmani dan rohani demi mencapai kebahagian hidup baik di dunia maupun akhirat.

Maju atau mundurnya sutu bangsa, tergantung bagaimana pendidikan dan mengajaran yg berlaku di dalamnya, Tak ada suatu bangsa yg terbelakang menjdi maju melaikan sebelumnya memperbaiki pendidikannya.
Maka, mari kita melihat diri dan sejarah bangsa  kita. Dalam surat al imran ayat 137-138 dikatakan "sesungguhnya telah lalu sebelum kamu beberapa contoh, lantaran itu berjalanlah diatas bumi dan lihatlah bagaimana kesusahannya orang-orang yg tidak menerima kebenaran. Ini adalah satu contoh yg nyata untuk manusia dan satu petunjuk serta didikan untuk orang-orang yang berbakti (kepada allah)". Karna allah adalah asal dan tujuan kita hidup.
Apa pesan yg dpt kita ambil dr firman Allah SWT di atas?
Memang benar, bahwa kemajuan dan kemunduran suatu bangsa atau umat tergantung pada ada atau tidaknya sifat-sifat dan kesanggupan penduduknya untuk mengelola kekayaan alam ini serta menduduki tempat yg mulia.

Kita tak usah bermegah dgn apa yg telah dicapai oleh pendahulu kita. Dimasa bendera kita berkibar begitu gagahnya. Tak usah kita menepuk dada dengan ketinggian prestasi masa silam. Karna umat itu telah berlalu, mereka menerima apa yg patut mereka terima ata usaha dan jerih payah mereka.
Al-Baqarah dlm ayat  134 mengatakan : "umat ini telah berlalu, mereka menerima apa yg patut mereka terima dan kamu akan menerima apa yg patut kamu terima pula. Kamu tidak akan ditanya apa-apa yg merela lakukan"
Begitulah. kelak di akhirat kita tidak akan ditanya apa yg pendahulu kita lakukan. Tapi yg pasti ditanya apa yg kita lakukan.
"Siapa yg menanam kebaikan pasti akan menuai kebaikan pula"

Sekarang marilah kita bertanya pd diri kita sendiri : apa yg telah kita kerjakan dan usahakan? Marilah kita periksa diri kita dan umat kita yg sekarang. Apakah dalam diri kita masing-masing ada sifat-sifat, kekuatan dan kecakapan  serta kesanggupan seperti mereka yg dahulu itu, atau ciri-cirinya saja kita tidak punya?
Marilah kita bebenah diri dgn BUKTI (berbudi dan berbakti)


Penulis :
https://www.instagram.com/nanonano92/

Download now :
Http://app.appsgeyser.com/SAB13

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Belajar Telepathy

Cara Belajar Telepathy Telepati merupakan cara dua atau lebih manusia untuk berkomunikasi melalui pikiran. Butuh latihan berhari-hari sih, tapi sebenarnya ini lebih mudah dari membaca pikiran orang (mind-reading), karena orang yang melakukan telepati saling mengirim dan membaca pikiran. Cara belajar: Ajaklah seorang temanmu untuk latihan bersamamu. Lalu mulailah latihan saat kalian sedang konsentrasi, carilah tempat yang rileks dan tenang. Untuk latihan pertama, mulai dengan abjad A sampai E (biar berguna saat ujian di sekolah, hahaha). (Bagian pengirim) Pengirim memberi tau kepada penerima agar siap-siap melakukan (bagian penerima), lalu berusaha mengirimkan salah satu abjad antara A sampai E kepada penerima, katakan berulang-ulang dalam hati, usahakan agar ia mengetahui abjad yang kamu pilih. (Bagian penerima) Penerima membayangkan abjad A sampai E secara berurutan dari kiri ke kanan. Bayangkan lebih jelas lagi, dari abjad-abjad yang kamu bayangkan pasti ada yang bergerak-ge...

Hakekat Rejeki

 REJEKI  Assalamualaikum  Semoga kita semua di mudahkan rejekinya oleh Allah SWT dan apapun yang kita kerjakan mendapat ridho dariNYa. Kalo ngomongin rejeki saya selalu teringat cerita tentang buah anggur dari imam syafii dan gurunya imam maliki.  Dimana imam syafii berpendapat kalau rejeki itu di dapat kalau kita bekerja sedangkan imam maliki berpendapat kalo rejeki datangnya dari sang maha segalanya.   Faham yg semuanya benar. Di sini saya lebih senang dengan faham imam maliki dimana manusia cuma harus melakukan yang seharusnya dia lakukan karna hakikatnya rejeki adalah sudah diatur dan akan mencari si pemilik rejeki tersebut.  Karna jika kita percaya jika rejeki di peroleh dari bekerja kita akan kecewa ketika ketika kita bekerja tidak ada hasilnya atau kita akan tidak  bersyukur  jika hasilnya tidak besar dan kita tidak akan ikhlas jika hasilnya kurang (tidak mencukupi kebutuhan hidup kita). Disini menurut pemahaman saya tentang imam malik...

Tes otak kiri atau kanan yang lo pake

Anda melihat wanita ini berputar searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam? Jika searah jarum jam, maka Anda lebih banyak menggunakan otak kanan dan sebaliknya. Herald Sun Sebagian besar dari kita akan melihat wanita ini berputar berlawanan arah jarum jam, tapi Anda dapat mencoba untuk fokus dan mengubah arah. Nah, ini dia sifat atau ciri-ciri orang yang menggunakan otak kiri ataupun otak kanan: Dari sini terlihat dominasi penggunaan otak Anda, dan kecenderungan cara berfikir Anda. Bagaimanapun juga setiap manusia memiliki masing-masing kelebihan dan kekurangannya. Mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri membuat Anda lebih bijak mengarungi kehidupan.